Books

The Grey Labyrinth

The Grey Labyrinth Zaman kalian Penyihir Lama akan berakhir Akan tiba waktu Para Penyihir Fana seperti kami Sebuah ledakan besar yang misterius terjadi di Pennines Inggris Anak anak berbakat alkemi menghilang dari Seme

  • Title: The Grey Labyrinth
  • Author: Tyas Palar
  • ISBN: 9786029764840
  • Page: 282
  • Format: Paperback
  • Zaman kalian Penyihir Lama akan berakhir Akan tiba waktu Para Penyihir Fana seperti kami Sebuah ledakan besar yang misterius terjadi di Pennines, Inggris Anak anak berbakat alkemi menghilang dari Semenanjung Arab dan Asia Kecil Gaspar Deuxcroix mengatakan ingin bertemu musuh bebuyutannya, Arderydd ab Don alias Edward Twickenham Ivar Eidfjord, Zaman kalian Penyihir Lama akan berakhir Akan tiba waktu Para Penyihir Fana seperti kami Sebuah ledakan besar yang misterius terjadi di Pennines, Inggris Anak anak berbakat alkemi menghilang dari Semenanjung Arab dan Asia Kecil Gaspar Deuxcroix mengatakan ingin bertemu musuh bebuyutannya, Arderydd ab Don alias Edward Twickenham Ivar Eidfjord, sahabat Edward, tak lagi bisa melihat Masa Depan.Berbagai misteri baru yang saling berjalin menanti untuk diuraikan semua berakar pada sebuah dendam yang bangkit setelah terkubur lama dan menuntut balas, meskipun akan menyeret seluruh dunia ke dalam Arah Sejarah yang baru Edward pun dihadapkan kepada pilihan berat bersedia membantu Dewan Penyihir yang ia benci, atau membiarkan orang yang ia sayangi terancam bahaya.

    • [PDF] Download ☆ The Grey Labyrinth | by ✓ Tyas Palar
      282 Tyas Palar
    • thumbnail Title: [PDF] Download ☆ The Grey Labyrinth | by ✓ Tyas Palar
      Posted by:Tyas Palar
      Published :2020-04-21T11:17:35+00:00

    About "Tyas Palar"

    1. Tyas Palar

      Tyas Palar writes reviews and books and also translates for several publishers She also uses her real name, Damaring Tyas Wulandari, as a translator.She is a member of Himpunan Penerjemah Indonesia Association of Indonesian Translators.Currently resides in Tangerang Selatan.

    491 Comments

    1. The best part of this book is the magnificent historical background that requires decent researches. If such historical romance can get avid readers, I believe historical fantasy should share the same virtue. Other favourite parts from this series: strong characters. Since Tyas posted her interview with two of the main characters (Edward and Ivar), I personally embraced them as living characters. Maybe they are. And oh I kind of have a crush with William Grey lol***Jalinan ceritanya masih seru. [...]




    2. Pertama-tama aku ingin berkomentar soal sampulnya. Dari semua sampul fikfan lokal yang sudah pernah kulihat, sampul buku ini adalah salah satu yang paling keren, karena menurutku udah mirip banget sama sampul-sampul fikfan buatan luar negeri yang asli keren dan menggugah siapa saja buat membeli bukunya. Thumbs up buat Tyo Bvs sebagai desainernya!Lanjut ke penulisannya, gaya penulisan Mbak Tyas Palar masih sama seperti buku satunya. Simpel tapi mudah dibaca dan enak banget diikutin. Nyaris nggak [...]


    3. Sama kayak buku sebelumnya. Ini aku dapat dari Ayu Puspita yang lagi shelf-sale (bukan self-sale lHO! huahahah). Dan tahu keberadaan buku ini dari review Mbak Luz di fikfanindo.Sooo kebayang betapa gembiranya daku waktu tahu Ayu berniat melepas novel ini uhuk uhukNggak seperti prekuelnya, buku ini lebih mudah dinikmati karena unsur catatan sikilnya dihilangkan semua. Aneh deh aku ini. Pas baca prekuelnya ngeluh karena catatan sikilnya kebanyakan. Pas baca ini, aku jadi merasa ada yang kurang ket [...]



    4. Buku kedua dari trilogi The Search For Merlin. Protes pertama, nama serinya jauh lebih besar daripada judul bukunya, hingga bahkan sampai setelah saya beli bukunya, saya baru sadar kalau judulnya bukanlah The Search For Merlin, tapi The Grey Labyrinth. Buku kedua ini mengisahkan tentang Dewan Penyihir, yang setelah kehilangan Merlin (yang sengaja menghilang, bukan karena meninggal atau bagaimana) mulai kehilangan pengaruhnya seiring dengan bertambahnya penyihir-penyihir fana. Hal ini membuat Dew [...]


    5. Hmmmm.Sejujurnya saya sulit menilai buku ini.Buku ini bukannya jelek. Saya melihat ada basis referensi sejarah (dan mitologi? maaf kurang yakin) yang komplit dan akurat; ini keunggulan tersendiri karena masih banyak terjadi referensi yang keliru atau kurang lengkap, bahkan ngasal.Tapi di lain pihak, susah menyatakan bahwa saya suka dengan buku ini, terutama dengan ceritanya endingnya.Karakter-karakter yang muncul mungkin sedikit terlalu banyak untuk buku setipis ini, dengan peran yang lebih bany [...]


    6. “…Betapa beruntungnya kau tak mewarisi kemampuan melihat kilasan masa depan. Betapa beruntungnya kau tak perlu melihat segala peristiwa buruk yang yang masih berlangsung di dunia yang durjana ini. Betapa beruntungnya kau tak perlu tersiksa seperti aku….”Akhirnya………!Penantian panjang untuk sebuah buku. Butuh waktu 2 tahun untuk mendapatkan buku kedua dari beloved Tyas. Padahal gosip yang beredar menyebutkan kisah ini sudah diselesaikan jauh hari, tak lama sejak buku pertama beredar. [...]


    7. 384 - 2014Para penyihir bergabung dengan pemerintah Britania Raya.Kenapa mendadak aku malah jadi teringat Bartimaeus Trilogy, ya?



    8. lebih berupa potongan2 kejadian yang melibatkan terlalu banyak tokoh dalam rentang waktu antar peristiwa yang teramat panjang. tapi ini sungguh enak dibaca; kelebihan tyas. :-)



    9. Jauh lebih suka yang pertama. Tetap suka dengan gaya cerita Tyas yang bikin nggak bisa berhenti untuk baca. Dan masih dengan mengaitkan sejarah dalam cerita.



    10. Aku suka buku ini daripada buku pertamanya. Ceritanya seru walaupun gue harus berpikir dengan keras mengingat banyak tokoh dalam buku ini. Tak sabar menunggu buku ketiga!


    Leave a Comment